Sabtu, 14 Juni 2014

1.      Pasangan senyawa di bawah ini yang merupakan senyawa ion adalah …
a.        NaCl dan KBr
b.      CH4 dan NH3
c.       SO2 dan HCl
d.       H2O dan KBr
e.        KCl dan HCl

Jawab: a
Syarat ikatan ion: golongan I A / II A berikatan dengan VI A / VII A
Na dan K golongan I A
Cl dan Br golongan VII A
2.       Nomor atom unsur P, Q, R dan S adalah 6, 9, 11, dan 18. Pasangan unsur-unsur yang diharapkan dapat membentuk ikatan ion adalah …
a.       P dan Q
b.      R dan Q
c.       Q dan S
d.      S dan R
e.       P dan S

Jawab: b.
 
6P  = 2 4 Golongan IV A
9Q  = 2 7 Golongan VII A
11R = 2 8 1 Golongan I A
18S  = 2 8 8 Golongnan VIII A
Syarat ikatan ion: golongan I A / II A berikatan dengan VI A / VII A



3.      Suatu senyawa dengan rumus molekul XY. Jika konfigurasi elektron atom X: 1s2 2s2 2p6 3s2 dan konfigurasi elektron atom Y: 1s2 2s2 2p4, maka XY mempunyai ikatan …
a.       Kovalen polar
b.      Kovalen non polar
c.       Kovalen koordinasi
d.      Elektrovalen
e.       Logam


Jawab: d
X : 3s2 Golongan II A  Ikatan ion / elektrovalen
Y : 2p4 2s2 Golongan VI A Ikatan ion / elektrovalen
4.      Pasangan unsur yang membentuk ikatan kovalen adalah …
a.       17X dan 11Y
b.      12P dan 17Q
c.       6R dan 17Q
d.      20M dan 16T
e.       19A dan 35B

Jawab: c
Syarat ikatan kovalen: golongan IV A, V A, VI A, VII A, dan H
17X  : 2 8 7    dan 11Y : 2 8 1       ikatan ion
12P  : 2 8 2    dan 17Q : 2 8 7       ikatan ion
6R   : 2 4        dan 17Q : 2 8 7      ikatan kovalen
20M : 2 8 8 2 dan 16T : 2 8 6      ikatan ion
19A  : 2 8 8 1 dan 35B : 2 8 18 7 ikatan ion

5.      Deretan senyawa berikut ini tergolong senyawa kovalen, kecuali …
a.       HF, HCl, HI
b.      BH3, BF3 CO2
c.       H2O, NH3, CO2
d.      Li2O, CaO, MgO
e.       IF5, CCl4, CF4

Jawab: d
 Syarat ikatan kovalen: golongan IV A, V A, VI A, VII A, dan H
 Pilihan D : terdapat Ca dan Mg   Golongan II A

6.      Di antara senyawa berikut yang bukan molekul kovalen polar adalah …
a.        HCl
b.      NaCl
c.       NH3
d.      H2O
e.       PCl3


Jawab : b

Molekul
Penyusun
Keterangan
Ikatan
HCl
Gas – Gas
2 atom tidak sejenis : polar
Kovalen polar
NaCl
Logam – Gas
              Ion
NH3
Gas – Gas
PEI = 3 N golongan V A PEB = 5 – 3 = 2
Kovalen polar
H2O
Gas – Gas
PEI = 2 O golongan VI A PEB = 6 – 2 = 4
Kovalen polar
PCl3
Gas – Gas
PEI = 3 P golongan V A PEB = 5 – 3 = 2
Kovalen polar






7.      Di antara senyawa berikut yang paling polar adalah …
a.       HF
b.      HCl
c.       F2
d.      HBr
e.       HI

Jawab: a
Paling polar     →   beda keelektronegatifan besar
HF → golongan I A dan VII A maka elektronegativitasnya besar

8.      Di antara senyawa-senyawa berikut, yang dapat membentuk ikatan hidrogen adalah …
(1) HF
(2) NH3
(3) H2O
(4) HCl
a.       (1), (2) dan (3)
b.       (2) dan (3)
c.        (1) dan (3)
d.       (1), (2) dan (4)
e.        (1), (2), (3) dan (4)

Jawab: a
 Syarat ikatan hidrogen: H berikatan langsung dengan N, F, atau O. Pilihan (1), (2) dan (3) benar.
9.      Titik didih HF lebih tinggi daripada HCl. Hal ini disebabkan karena antara molekul-molekul HF terdapat ikatan …
a.       kovalen
b.      ion
c.       hidrogen
d.      van der waals
e.       kovalen koordinat

Jawab: c
 
HF →  H berikatan langsung dengan F, artinya ikatan hidrogen Ikatan hidrogen membuat senyawa mempunyai titik didih tinggi.
10.  Diketahui nomor atom H = 1; C=6; N = 7; O = 8; P=15; dan Cl =17. Senyawa berikut mengikuti aturan octet, kecuali …

a.       CHCl3
b.      NH3
c.       H2O
d.      CH4
e.       PCl5

Jawab : e.

Teori octet menyatakan bahwa disekitar atom pusat terdapat 4 pasang electron ikatan
( 8 elektron), sedangkan pada PCl¬5, atom pusatnya P terdapat 5 pasang electron ikatan (10 elektron), disebut dengan super octet.
11.   Unsur X mempunyai nomor atom 20. Senyawa garamnya bila dipanaskan akan menghasilkan
gas yang dapat mengeruhkan air barit. Rumus senyawa tersebut adalah …

a. X2SO4             b. XSO4             c. X2CO3          d. XCO3          e. XCl2

Jawab : d

Unsur X yang mempunyai nomor atom 20, berarti unsur Ca.
Senyawa yang dipanaskan dan menghasilkan gas adalah CaCO3.
Reaksinya : CaCO3(s) → CaO(s) + CO2(g)
CO2(g) + Ba(OH)2(aq) → BaCO3(s) + H2O(l)
Air barit (barium hidroksida)
12.  Senyawa manakah yang tidak membentuk ikatan hidrogen antar molekulnya ?

a. CH3CHO          b. CH3NH2        c. CH3OH         d. NH3       e. NH4OH

Jawab : a

Ikatan hidrogen antar molekul terdapat pada molekul-molekul yang mempunyai atom hidrogen yang terikat pada atom N, O atau F. Pada molekul CH3CHO, atom H tidak terikat pada atom O.
H
H-C-C-H
H

13.  Unsur X mempunyai konfigurasi elektron 2. 8. 6. Unsur tersebut akan membentuk ion . . . .
a.       X3-
b.      X2-
c.       X-
d.      X+
e.       X2+

Jawab : b
Elektron Valensinya 6, sehingga untuk mencapai kestabilan unsur X akan menerima 2 elektron dan membentuk ion negatif.
14.  Jika unsur A memiliki nomor atom 8 dan nomor massa 18, struktur dari A2- terdiri atas . . . .
a.       10 elektron, 8 proton, 8 neutron
b.      10 elektron, 8 proton, 10 neutron
c.       8 elektron, 8 proton, 10 neutron
d.      8 elektron, 8 proton, 18 neutron
e.       6 elektron, 8 proton, 10 neutron

Jawab : b
Jika unsur A memiliki nomor atom 8 maka elektron valensinya adalah 6 sehingga menerima 2 elektron dan jumlah elektronnya menjadi 10. Nomor atomnya 8 sehingga mempunyai 8 proton. Jumlah neutron sama dengan nomor massa dikurangi proton, 18 – 8 = 10 neutron.
15.  Cermati tabel berikut !
Unsur
Konfigurasi Elektron
P
2. 2
Q
2. 8
R
2. 8. 1
S
2. 8. 6
T
2. 8. 7

Tabel diatas menunjukan konfigurasi elektron unsur P, Q, R, S dan T. Unsur yang paling mudah menangkap 1 elektron adalah . . . .
a.       P
b.      Q
c.       R
d.      S
e.       T

Jawab  : e
Unsur  T mempunyai elektron valensi 7. Sehingga paling mudah menangkap 1 elektron untuk mencapai kestabilan agar elektron valensinya menjadi 8.
16.  Kr  yang mempunyai nomor atom 36 termasuk golongan gas mulia. Hal ini ditunjukan oleh  . . . .
a.       Keelektronegatifan Kr besar
b.      Mudahnya bereaksi dengan unsur lain
c.       Membentuk ikatan ion
d.      Elektron valensinya 8
e.       Termasuk golongan VII A

Jawab : d
Golongan gas mulia atau golongan VIII A, unsur-unsurnya mempunyai elektron valensi 8. Nomor atom Kr adalah 36. Sehingga konfigurasi elektronnya 2. 8. 18. 8
17.  Diantara unsur-unsur berikut ini yang cenderung melepas 2 elektron adalah . . . .
a.       9F
b.      12Mg
c.       15P
d.      17Cl
e.       18Ar

Jawab : b
Konfigurasi elektron dari 12Mg adalah 2. 8. 2. Sehingga untuk mencapai kestabilan, unsur tersebut akan melepas 2 elektron.
18.  Atom 15P akan mencapai kestabilan dengan cara . . . .
a.       Menangkap 1 elektron
b.      Melepas 2 elektron
c.       Menangkap 2 elektron
d.      Melepas 3 elektron
e.       Menangkap 3 elektron

Jawab : e
15P  konfigurasi elektronnya adalah 2. 8. 5. Sehingga untuk mencapai kestabilan unsur tersebut menangkap 3 elektron agar elektron valensinya 8.

19.  Atom berikut ini yang mencapai kestabilan dengan mengikuti kaidah duplet adalah . . . .
a.       Litium
b.      Natrium
c.       Magnesium
d.      Aluminium
e.       Klor

Jawab : a
Nomor atom litium adalah 3. Atom-atom yang mempunyai nomor atom kecil mulai dari hidrogen sampai boron cenderung memiliki konfigurasi elekrton gas helium atau mengikuti kaidah duplet.
20.  Unsur Y mempunyai konfigurasi elektron 2. 8. 2. Unsur ini lebih mudah membentuk ikatan ion dengan unsur lain yang mempunyai konfigurasi elektron
. . . .
a.       2. 8. 1
b.      2. 8. 4
c.       2. 8. 5
d.      2. 8. 6
e.       2. 8. 7

Jawab : d
Unsur Y memiliki elekron valensi 2. Unsur ini lebih mudah membentuk ikatan ion dengan unsur lain yang mempunyai konfigurasi elektron 2. 8. 6
Dengan elekron valensi 6.

1 komentar:

  1. Unsur Afinitas Elektron
    X 156 kJ.mol-1
    Y -349 kJ.mol-1
    Pernyataan yang tepat untuk menyatakan kestabilan kedua unsur tersebut adalah..
    6. Diketahui beberapa molekul dan ion sebagai berikut : HCI, CL2, CIO-, dan KCIO3. Urutan kenaikan bilangan oksidasi unsur CI yang benar adalah...

    BalasHapus