Jumat, 13 Juni 2014

1.       Nomor atom unsur A, B, C, D, dan E berturut-turut 6, 8, 9, 16, 19. Pasangan unsur yang dapat membentuk ikatan ion adalah…
a.    A dan D                  d. D dan C
b.   C dan E                   e. A dan B
c.    B dan E
Pembahasan :
ikatan ion adalah ikatan ang terjadi antara logam (golongan IA, IIA) dengan nnon-logam (golongan VIA, VIIA)
Konfigurasi elektron 6A = 2,4 : golongan IVA
Konfigurasi elektron 8B = 2,6 : golongan VIA
Konfigurasi elektron 9C = 2,7 : golongan VIIA
Konfigurasi elektron 16D = 2,8,6 : golongan VIA
Konfigurasi elektron 19E = 2,8,8,1 : golongan IA
Jawaban : B

2.       UN 2010
Unsur 9Y berikatan bengan unsur 19K membentuk suatu senyawa. Rumus molekul dan jenis ikatan yang terbentuk secara berurutan adalah…
a.    KY – Ionik              d. K2Y – Ionik
b.   KY – Kovalen        e. K2Y – Kovalen
c.    KY2 – Kovalen
Pembahasan :
9Y = 2,7 : (golongan VIIA) non-logam
19K = 2,8,8,1 : (golongan IA) logam
Unsur K dan Y membentuk ikatan ionik dengan rumus molekul KY
Jawaban : A

3.       UN 2010
Perhatikan tabel sifat-sifat fisik berikut:
Senyawa
Titik didih
Kelarutan dalam air
Daya hantar listrik dalam larutan
I
Tinggi
Mudah larut
Elektrolit kuat
II
Rendah
Tidak larut
Non elektrolit
Dari data tersebut, jenis ikatan yang terdapat dalam senyawa I dan II berturut-turut adalah…
a.    Ion dan kovalen polar
b.   Ion dan kovalen non-polar
c.    Kovalen polar dan ion
d.   Kovalen polar dan hidrogen
e.   Kovalen non-polar dan ion
Pembahasan:
- ikatan ion adalah titik didih tinggi, mudah larut dalam air, dapat menghantarkan listrik.
- ikatan kovalen non-polar adalah titik didih rendah, tidak larut dalam air, tidak dapat menghantarkan listrik.
Jawaban : B



4.       UN 2011
Suatu senyawa mempuyai sifat:
·         Larut dalam air
·         Lelehannya dapat menghantarkan listrik
·         Terionisasi sempurna dalam air
Jenis ikatan dalam senyawa tersebut adalah ikatan…
a.    Kovalen polar
b.   Kovalen non-polar
c.    Hidrogen
d.   Ion
e.   Logam
Jawaban : D


5.       Zat-zat dibawah ini mempunyai sifat-sifat sebagai berikut:
Zat
Titik didih
Daya hantar listrik
Larutan
Cairan
P
Tinggi
Menghantarkan
Menghantarkan
Q
Rendah
Menghantarkan
Tidak menghantarkan
Berdasarkan data tersebut, maka jenis ikatan yang terjadi pada zat P dan Q berturut-turut adalah…
a.    Ion dan kovalen polar
b.   Kovalen polar dan kovalen non-polar
c.    Kovalen polar dan ion
d.   Kovalen non-polar dan ion
e.   Ion dan hidrogen
Pembahasan:
Ion:
- bentuk larutan dan cairan dapat menghantarkan listrik
- titik didih tinggi
Kovalen non-polar:
- bentuk larutan dapat menghantarkan listrik, bentuk cairan tidak dapat menghantarkan listrik.
- titik didih rendah
Jawaban : A

6.       UN 2010
Unsur 11X23 berikatan dengan unsur 8O16 membentuk suatu senyawa. Rumus kimia dan jenis ikatan pada senyawa yang terbentuk adalah…
a.    XO – ionik              d.  XO – Kovalen
b.   X2O – ionik            e.  X2O – Kovalen
c.    XO2 – ionik
Pembahasan:
11X = 2,8,1 (golongan IA)
6O = 2,4 (golongan IVA)
memebentuk ikatan ionik dengan rumus molekul X2O
Jawaban : B

7.       UN 2009
Jika unsur 15G31 berikatan dengan 17Cl, maka rumus senyawa dan jenis ikatan yang terjadi berturut-turut adalah…
a.    G2Cl – ionik           d.  G2Cl3 – ionik
b.   GCl – kovalen      e.  GCl2 – kovalen
c.    GCl3 – kovalen
Pembahasan:
15G = 2,8,3 membentuk ion G3+
17Cl = 2,8,7 membentuk ion Cl-
Ikatan antara unsur non-logam membentuk ikatan kovalen dengan rumus molekul GCl3
Jawaban : C

8.       UN 2009
Perhatikan tabel berikut:
Senyawa
Titik leleh
Daya hantar listrik dalam larutan
L
801OC
Menghantarkan
M
-86,8OC
Tidak menghantarkan
Jenis ikatan yang terdapat pada senyawa L dan M secara berturut-turut adalah…
a.    Ionik dan kovalen non-polar         d.  ionik dan kovalen polar
b.   Kovalen polar dan ionik                   e.  kovalen non-polar dan kovalen polar
c.    Kovalen non-polar dan ionik
Pembahasan:
senyawa L (ionik)
senyawa M (kovalen non-polar)
Jawaban : A

9.       Unsur 13X27 dan 17Y35,5 bila kedua unsur berikut berikatan, maka rumus molekul yang dihasilkan adalah…
a.    XY2                           d.  X2Y
b.   XY3                           e.  X2Y
c.    X2Y3
Pembahasan:
13X = 2,8,3 (golongan IIIA) membentuk ion X3+
17Y = 2,8,7 (golongan VIIA) membentuk ion Y-
Membentuk dengan senyawa X2Y3
Jawaban : B

10.   Berdasrkan sifat periodik unsur-unsur halogen, HF diharapkan mempunyai titik didih paling rendah dibandingkan dengan HI, HCl, dan HBr. Tapi pada kenyataannya HF mempunyai titik didih paling tinggi, hal ini disebabkan HF mempunyai ikatan…
a.    Ion
b.   Hidrogen
c.    Kovalen
d.   Van der walls
e.   Kovalen – ion
Pembahasan:
sanyawa yang mempunyai titik didih tinggi adalah yang mempunyai ikitan hidrogen, dan ikatan hidrogen adalah ikatan antara atom H dengan atom (N, O, F). contohnya: HF

Jawaban : B
    1.      Kelompok unsur berikut yang semuanya bersifat logam yaitu . . . .
a.       Emas, seng, dan Karbon
b.      Besi, nikel dan belerang
c.       Fosfor, oksigen dan tembaga
d.      Emas, perak dan nikel
e.       Hidrogen, Nitrogen, dan karbon

Jawaban : d
Emas, perak dan nikel semuanya bersifat logam. Ketiga unsur tersebut terletak pada golongan logam transisi.

     2.      Jika unsur-unsur disusun berdasarkan kenaikan nomor massa atom, sifat unsur tersebut akan berulang pada unsur kedelapan. Pernyataan ini dikenal dengan hukum oktaf yang dikemukakan oleh . . . .
a.       Dobereiner
b.      Newlands
c.       Mendeleyev
d.      Moseley
e.       Dalton

 Jawaban : b
Pada tahun 1864, A. R. Newlands, seorang ahli kimia berkebangsaan inggris, mengumumkan penemuannya yang disebut hukum oktaf. Berdasarkan hukum ini, unsur-unsur disusun berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya.


      3.      Kelemahan tabel periodik yang dikemukakan oleh mendeleyev adalah . . . .
a.       Pengelompokan unsur-unsur hanya berlaku untuk unsur-unsur dengan massa atom relatif rendah
b.      Kemiripan alat unsur tidak hanya berlaku pada tiga unsur yang berada dalam setiap kelompok
c.       Penempatan unsur tidak sesuai dengan kenaikan massa atom relatifnya
d.      Menempatkan unsur-unsur berdasarkan kenaikan nomor atom dalam periode
e.       Pengelompokan unsur-unsur hanya sesuai untuk unsur-unsur ringan

Jawaban : c
Penempatan unsur tidak sesuai dengan kenaikan massa atom relatifnya. Hal ini terjadi karena penempatan unsur mempertahankan kemiripan sifat unsur dalam satu golongan.

       4.      Kelompok unsur yang membentuk triade yaitu . . . .
a.       Li, Na, dan K
b.      Li, Ca, dan S
c.       S, Cl, dan Mn
d.      Sr, Se, dan Br
e.       K, Ba dan Te


Jawaban : a
Unsur-unsur dalam satu triade disusun menurut kenaikan massa atom relatifnya. Berdasarkan aturan tersebut massa atom relatif unsur kedua  merupakan rata-rata dari massa atom relatif pertama dan ketiga. Massa atom relatif  Li = 7dan massa atom relatif K = 39. Oleh karena itu, massa atom relatif Na = 23.

  5.      Pada sistem periodik modern unsur-unsur yang berada dalam satu periode disusun berdasarkan . . . .
a.       Kemiripan sifat
b.      Jumlah elektron valensi
c.       Kenaikan nomor massa
d.      Jumlah kulit atom
e.       Kenaikan nomor atom

Jawaban : d
Unsur yang terletak dalam satu periode, sifatnya berubah secara teratur. Hal ini karena elektron valensinya juga berubah. Tapi unsur tersebut mempunyai jumlah kulit yang sama. Dengan demikian, nomor periode sesuai dengan jumlah kulit pada susunan elektron atom suatu unsur.

   6.      Unsur-unsur H, Li dan Na yang terletak dalam golongan IA ditentukan berdasarkan . . . .
a.       Nomor atom
b.      Jumlah kulit
c.       Nomor massa
d.      Jumlah elektron
e.       Elektron valensi

Jawaban : e
Letak golongan suatu unsur diketahui berdasarkan elektron valensi. Elektron Valensi atau jumlah elektron pada kulit terakhir pada unsur-unsur golongan IA adalah 1. Sehingga H, Li dan Na terletak pada golongan IA

      7.      Perbedaan sifat unsur transisi dengan unsur utama adalah . . . .
a.       Letak periodenya
b.      Letak golongannya
c.       Sifat kelogamannya
d.      Massa atom unsur transisi lebih besar
e.       Massa atom unsur transisi lebih kecil

Jawaban : b
Letak golongannya.

       8.      Menurut hukum Triade, jika massa atom relatif kalsium 40 dan massa atom relatif barium 137 maka massa atom relatif stronsium sebesar . . . .
a.       80,5
b.      85,5
c.       88,5
d.      90,5
e.       98,5

Jawaban : c
Ar Stronsium = (Ar Kalsium + Ar Barium) / 2 = (40 + 137) / 2 = 88,5.

        9 .      Unsur kalium mempunyai nomor atom 19, maka kalium tersebut terletak pada golongan . . . .
a.       IA
b.      IIA
c.       IIIA
d.      IVA
e.       VIIIA

Jawaban : a
Kalium mempunyai nomor atom 19, sehingga konfigurasi elektronnya 2 8 8 1. Elektron valensinya adalah 1, sehingga Kalium terletak pada golongan IA.

        10.  Salah satu tanda unsur golongan halogen adalah . . . .
a.       Elektron valensinya 5
b.      Elektron valensinya 7
c.       Elektron valensinya 8
d.      Elektron valensinya 2
e.       Elektron valensinya 1

Jawaban : b
Elektron valensi dari semua golongan halogen adalah 7.

         11.  Nama golongan yang sesuai dengan letak golongan pada sistem periodik unsur modern adalah . . . .
Golongan
Nama golongan
a.
IA
Nitrogen
b.
IIA
Alkali tanah
c.
VA
Halogen
d.
VIA
Karbon
e.
VIIIA
kalkogen
Jawaban : b
Golongan IIA disebut juga golongan Alkali tanah.
         12.  Suatu atom memiliki neutron yang jumlahnya sama dengan protonnya. Atom tersebut mempunyai nomor massa 40. Atom tersebut terletak pada . . . .
a.       Golongan IIA periode 4
b.      Golongan IVA periode 2
c.       Golongan IVA periode 5
d.      Golongan VA periode 4
e.       Golongan VA periode 5


Jawaban : a
Atom tersebut mempunyai nomor massa 40 dan memiliki neutron yang jumlahnya sama dengan proton, jadi nomor atomnya adalah 20. Dengan konfigurasi elektron 2 8 8 2. Elektron valensinya adalah 2, sehingga termasuk golongan IIA. Dan jumlah kulitnya adalah 4, sehingga termasuk periode 4.

          13.  Suatu atom mempunyai nomor massa 80 dan memiliki jumlah neutron 45. Unsur tersebut terletak pada . . . .
a.       Golongan IA periode 6
b.      Golongan IIA periode 6
c.       Golongan VIA periode 1
d.      Golongan VIA periode 2
e.       Golongan VIIA periode 4

Jawaban : e
Jika nomor massanya 80 dan jumlah neutron 45, maka jumlah proton sama dengan nomor massa dikurangi jumlah neutron, sehingga jumlah protonnya 35. Jadi nomor atomnya adalah 35 dengan konfigurasi elektron 2 8 18 7. Jadi unsur tersebut terletak pada golongan VIIA periode 4 karena elektron valensinya 7 dan jumlah kulitnya 4.

           14.  Penentuan harga massa atom unsur-unsur menggunakan standar dari atom karbon karena atom karbon . . . .
a.       Memiliki massa atom 12
b.      Paling stabil dibandingkan atom lain
c.       Jari-jari atomnya relatif panjang
d.      Afinitas elektronnya kecil
e.       Gaya tarik menarik antara inti dengan kulit elektronnya besar

Jawaban : b
Atom karbon merupakan atom paling stabil dibandingkan atom-atom lain. Oleh karena itu, atom karbon paling cocok digunakan sebagai standar penentuan harga massa atom unsur-unsur.

         15.  Pernyataan yang benar tentang jari-jari atom adalah . . . .
a.       Dalam satu periode dari kiri ke kanan jari-jari atom semakin besar
b.      Semakin ke bawah gaya tarik menarik antara inti dengan elektron valensi semakin kuat
c.       Dalam satu golongan dari atas ke bawah jari-jari atom semakin besar
d.      Semakin panjang jari-jari atom semakin sukar melepaskan elektron
e.       Jari-jari atom terkecil dimiliki oleh unsur yang terletak di sebelah kiri bawah dalam tabel periodik.

Jawaban : c
Dalam satu golongan dari atas ke bawah jari-jari atom semakin besar. Dalam satu golongan dari atas ke bawah, kulit atom bertambah sehingga jari-jari atom juga bertambah.

          16.  Unsur dari golongan halogen yang energi ionisasinya paling besar adalah . . . .
a.       Fluor
b.      Klor
c.       Brom
d.      Iod
e.       Astatin

Jawaban : a
Karena jari-jari atom Fluor lebih kecil, jarak antara inti dan elektron semakin pendek. Dengan demikian, tarikan terhadap elektron semakin kuat sehingga energi ionisasinya semakin besar.

             17.  Dalam satu periode jika jari-jari atom semakin kecil maka . . . .
a.       Energi ionisasinya semakin kecil
b.      Semakin mudah membentuk ion positif
c.       Afinitas elektronnya semakin kecil
d.      Keelektronegatifannya semakin besar
e.       Semakin sulit membentuk ion positif

Jawaban : e
Jika jari-jari atom semakin kecil, maka energi ionisasinya semakin besar, dan atom tersebut sukar bermuatan positif.

           18.  Diantara pernyataan berikut yang merupakan salah satu sifat keperiodikan unsur adalah . . . .
a.       Dalam satu golongan dari atas ke bawah energi ionisasi semakin besar
b.      Dalam satu golongan dari atas ke bawah keelektronegatifan semakin besar
c.       Dalam satu periode dari kiri ke kanan afinitas elektron semakin kecil
d.      Dalam satu periode dari kiri ke kanan jari-jari atom semakin besar
e.       Dalam satu golongan dari atas ke bawah jari-jari atom semakin besar

Jawaban : e
Dalam satu golongan dari atas ke bawah jari-jari atom semakin besar. Dalam satu golongan dari atas ke bawah, kulit atom bertambah sehingga jari-jari atom juga bertambah.

           19.  Unsur yang mempunyai afinitas elektron terbesar adalah . . . .
a.       20Ca
b.      31Ga
c.       17Cl
d.      14Si
e.       34Se
 
Jawaban : c
Cl termasuk unsur halogen (Gol. VII A) mempunyai afinitas elektron paling besar atau paling negatif. Semakin ke kanan dalam sistem periodik jari-jari atomnya semakin kecil, mengakibatkan daya tarik inti atom terhadap elektron pada kulit terluarnya semakin besar, maka kecenderungan membentuk ion negatif juga semakin besar. Jadi unsur 17Cl mempunyai kecenderungan membentuk ion negatif.
 
           20.   Unsur-unsur golongan alkali tanah sifat-sifat kimianya hampir sama karena
a.       jumlah elektronnya sama
b.      jumlah elektron pada dua orbital terluarnya sama
c.       jumlah elektron pada kulit terluarnya sama
d.      jumlah protonnya sama
e.       konfigurasi elektronnya sama

            Jawaban : c
            Dalam satu golongan jumlah elektron pada kulit terluarnya pasti sama
1.      1. Reaksi kimia merupakan pemisahan, penggabungan, atau penyusunan kembali atom-atom, sehingga atom tidak bisa dibuat atau dimusnahkan. Teori ini dikemukakan oleh . . . .
a. Dalton
b. Thomson
c. Niels Bohr
d. Rutherford
e. Max Planck

Jawaban :
a
Teori atom dalton merupakan teori atom pertama yang dilandasi data ilmiah. Pokok – pokok teori atom Dalton diantaranya :
Reaksi kimia merupakan pemisahan, penggabungan, atau penyusunan kembali atom-atom, sehingga atom tidak bisa dibuat atau dimusnahkan.

2.      2. Kulit-kulit atom bukan merupakan kedudukan yang pasti dari suatu elektron, melainkan hanyalah suatu kebolehjadian elektron. Pernyataan ini dikemukakan oleh . . . .
a. Heisenberg
b. Niels bohr
c. Rutherford
d. J.J Thomson
e. Goldstein
Jawaban : a
Teori ketidakpastian heisenberg menyatakan bahwa kedudukan  dan kecepatan gerak elektron tidak dapat ditentukan secara pasti, yang dapat ditentukan hanyalah kemungkinan terbesarnya atau probabilitasnya.


3.      3. Elektron dapat berpindah dari suatu lintasan ke lintasan yang lain sambil menyerap atau memancarkan energi. Teori ini merupakan penyempurnaan teori atom Rutherford yang dikemukakan oleh . . . .
a. Becquerel
b. Bohr
c. Dalton
d. Rontgen
e. Thomson
Jawab : b
Niels Bohr, seorang fisikawan, melakukan percobaan spektrum hidrogen untuk memperbaiki teori atom Rutherford. Hasil percoban Bohr menyimpulkan beberapa hal, diantaranya : Elektron dapat berpindah dari suatu lintasan ke lintasan yang lain sambil menyerap atau memancarkan energi.

4.      4. Kelemahan model atom Rutherford adalah . . . .
a. Tidak dapat menerangkan alasan elektron tidak jatuh ke dalam inti
b. Atom merupakan bola beronggga yang terdiri atas proton
c. Elektron Bergerak mengitari inti dengan menyerap energi
d. Tidak dapat menggambarkan letak dan lintasan elektron
e. Jarak elektron dengan inti terlalu jauh sehingga tidak ada gaya gravitasi
Jawab : a
Kelemahan dari Rutherford tidak dapat menjelaskan penyebab elektron tidak jatuh ke dalam inti atom. Berdasarkan teori fisika, gerakan elektron mengitari inti ini disertai pemancaran energi. Oleh karenanya, energi elektron lama-kelamaan akan berkurang dan lintasannya makin lama mendekati inti kemudian jatuh ke dalam inti.

5.      5. Rutherford mengemukakan bahwa di dalam atom terdapat inti atom yang bermuatan positif. Hasil tersebut diperoleh setelah melakukan percobaan dengan . . . .
a. Tabung sinar katoda
b. Tabung sinar anoda
c. Penembakan gas helium
d. Hamburan sinar alfa dari uranium
e. Tabung sinar katoda yang dimodifikasi
Jawab : d
Teori atom Rutherford muncul berdasarkan eksperimen hamburan sinar alfa dari uranium.

6.      6. Model atom Dalton digambarkan sebagai bola yang berbentuk bulat masif. Kelemahan model atom ini adalah . . . .
a. Belum menggambarkan letak dan lintasan elektron dalam suatu atom
b. Belum mengemukakan adanya partikel penyusun atom
c. Dalton tidak mampu mnerangkan penyebab elektron tidak jatuh ke inti atom
d. Hanya tepat untuk atom dengan nomor atom kecil.
e. Atomnya digambarkan sebagai bola yang berbentuk bulat masif
Jawab : a.
Kelemahan model atom Dalton adalah Belum menggambarkan letak dan lintasan elektron dalam suatu atom.

7.     7.  Pernyataan yang tepat mengenai atom dan partikel penyusun atom adalah . . . .
a. Neutron terdapat pada kulit atom dan bergerak mengelilingi proton
b. Proton terletak pada kulit atom dan bermuatan negatif
c. Neutron terletak pada inti atom dan bergerak bersama elekron
d. Jumlah proton pada setiap atom lebih banyak dari jumlah elektronnya
e. Elektron bermuatan negatif dan tersebar dalam kulit-kulit atom 
      Jawab : e
Salah satu partikel penyusun atom adalah Elektron bermuatan negatif dan tersebar dalam kulit-kulit atom

8.      8. Gas yang digunakan oleh Eugene Goldstein pada percobaan tabung gas berkatoda adalah . . . .
a. Klorin
b. Helium
c. Nitrogen
d. Hidrogen
e. Oksigen
Jawab : d
Eugene Goldstein, fisikawan dari jerman (1886), melakukan eksperimen menggunakan tabung gas yang memliki katoda. Setelah berbagai gas dicoba dalam tabung ini, ternyata gas hidrogenlah yang menghasilkan sinar muatan positif paling kecil.

9.      9. Pada percobaan hamburan sinar alfa melalui penembakan lempeng emas tipis, Rutherford memperoleh hipotesis bahwa . . . .
a. Atom tersusun atas inti atom yang bermuatan positif dan dikelilingi elektron yang bermuatan negatif, sehingga atom bersifat netral.
b. Pada anoda terbentuk elektron yang berupa sinar negatif, sedangkan di katoda terbentuk sinar positif
c. Radiasi partikel yang berdaya tembus tinggi dan bersifat netral mempunyai massa hampir sama dengan dengan massa proton disebut neutron
d. Atom terdiri atas partikel bermuatan negatif yang dapat dibelokkan ke arah kutub positif medan listrik
e. Atom dalam suatu unsur memiliki sifat yang sama, sedangkan atom suatu unsur berbeda memiliki sifat berbeda.
Jawab : a
Pada percobaan hamburan sinar alfa melalui penembakan lempeng emas tipis, Rutherford memperoleh hipotesis bahwa Atom tersusun atas inti atom yang bermuatan positif dan dikelilingi elektron yang bermuatan negatif, sehingga atom bersifat netral.

1    10.  Sebuah atom dari suatu unsur memuat nomor yang sama, yaitu. . . .
a. Elektron dan neutron
b. Elektron dan proton
c. Neutron dan  proton
d. Elektron, proton dan neutron
e. nucleon dan neutron
Jawab : b.
Sebuah atom dari suatu unsur memuat nomor yang sama pada proton dan elektron.

     11. Atom Natrium mempunyai nomor massa 23 dan nomor atom 11. Atom ini mempunyai . . . .
a.       11 neutron 
b.      11 proton 
c.       12 elektron
d.      23 neutron 
e.       23 elektron
Jawab : b
nomor atom sama dengan nomor proton

  12.  Semua isotop dari suatu unsur mempunyai persamaan dalam hal . . . .
a.       Jumlah proton 
b.      Jumlah neutron 
c.       Juumlah nucleus
d.      Jumlah proton dan neutron 
e.       Jumlah elektron dan neutron
Jawab : a
isotop yaitu atom yang mempunyai nomor atom yang sama atau nomor proton yang sama, tetapi memiliki nomor massa yang berbeda.

  13.  Jika nomor massa unsur A adalah 30 dan A mempunyai elektron sebanyak 12 maka jumlah neutron unsur A adalah . . . .
a. 12
b. 15
c. 18
d. 24
e. 30
Jawab : c
untuk menentukan neutron adalah nomor massa dikurangi nomor proton. Jumlah nomor proton sama dengan jumlah nomor elektron.

  14.   Jumlah neutron dalam suatu atom dengan nomor atom 18 dan nomor massa 40 adalah . . . .
a.       40 
b.      30 
c.       22
d.      20 
e.       18
Jawab : 22
untuk menentukan neutron adalah nomor massa dikurangi nomor atom atau proton.

  15.  Apabila jumlah elektron valensi suatu unsur yang berada pada kulit ketiga adalah 7, nomor atom unsur tersebut adalah . . . .
a.       8 
b.      17 
c.       18
d.      20 
e.       25
Jawab : b
K L M
2  8  7

  16.  Diantara unsur di bawah ini yang mempunyai elektron valensi paling sedikit yaitu unsur dengan lambang . . .
a.       13X 
b.      15X 
c.       17X
d.      19X 
e.       20X
Jawab : d
elektron valensinya adalah satu
K L M N
2  8  8  1

  17.  Nomor atom unsur Cl = 17. Banyaknya elektron valensi yang terdapat dalam ion Cl- adalah . . . .
a.       2 
b.      7 
c.       8
d.      10 
e.       12
Jawab : b
K L M
2  8  7

  18.  Suatu unsur mempunyai jumlah kulit 3 dan elektron valensi 6, unsur tersebut mempunyai nomor atom . . . .
a.       14 
b.      16 
c.       18
d.      20 
e.       22
Jawab : b
K L M
2  8  6
jika dijumlah sama dengan 16.

  19.  Pasangan unsur- unsur di bawah ini memiliki jumlah elektron valensi sama kecuali . . . .
a.       6C dan 14Si 
b.      11Na dan 19K 
c.       12Mg dan 30Zn
d.      5B dan 21Sc 
e.       7N dan 17Cl
Jawab : e 
7N  konfigurasi elektronnya 2 5, elektron valensinya 5 
17Cl konfigurasi elektronnya 2 8 7, elektron valensinya 7

  20.  Di antara unsure-unsur 20A, 16B, 14C, 10D, dan 6E, pasangan unsur yang memiliki elektron valensi sama adalah . . . .
a.       A dan C 
b.      A dan D 
c.       B dan C
d.      B dan E 
e.       C dan E
Jawab : e
elektron valensinya sama-sama 4.